Waspadai Demam dan Kenali Gejalanya

waspadai

 

Demam adalah gejala umum yang mengawali munculnya suatu penyakit yang disebabkan oleh invasi bakteri, atau virus. Demam adalah suatu bagian penting dari mekanisme pertahanan tubuh melawan infeksi. Kebanyakan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi pada manusia hidup subur pada suhu 37oC.

Meningkatnya suhu tubuh beberapa derajat dapat membantu tubuh melawan infeksi. Demam akan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk membuat lebih banyak sel darah putih, membuat lebih banyak antibodi dan membuat lebih banyak zat-zat lain untuk melawan infeksi. Suhu tubuh normal bervariasi tergantung masing-masing orang, usia dan aktivitas. Rata-rata suhu tubuh normal adalah 37oC.

Jadi demam bukan merupakan penyakit, namun “alarm” akan munculnya suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi maupun karena virus seperti demam berdarah, tipus, malaria, influenza, chikungunya dan lain-lain.

PENYEBAB UMUM DEMAM

·        – Infeksi virus dan bakteri

·        – Flu dan masuk angin

·       – Radang tenggorokan

·       – Infeksi telinga

·       – Diare disebabkan bakterial atau diare disebabkan virus

·       – Bronkitis akut, infeksi saluran kencing

·       –  Infeksi saluran pernapasan atas (seperti amandel, radang faring atau radang laring)

·      –  Obat-obatan tertentu

·      – Kadang-kadang disebabkan oleh masalah-masalah yang lebih serius seperti pneumonia, radang usus buntu, TBC dan radang selaput otak

·      – Demam dapat terjadi pada bayi yang diberi baju berlebihan pada musim panas atau pada lingkungan yang panas

·         Penyebab-penyebab lain : penyakit rheumatoid, penyakit otoimun, juvenille rheumatoid arthritis, Lupus erythematosus, Periarteritis nodosa, infeksi HIV dan AIDS, Inflammatory bowel disease, regional enteritis, Ulcerative colitis, Kanker, Leukimia, Neuroblastoma, penyakit Hodgkin, Non-Hodgkin’s lymphoma

MACAM-MACAM DEMAM

Jenis Demam

Gejala-gejala

Waktu Demam

Demam Berdarah

  Tanda perdarahan seperti petekie (bintik merah pada kulit), epistaksis (mimisan), melena (BAB darah)

  Hasil laborat : jumlah trombosit menurun (trombositopenia), hematokrit meningkat (hemokonsentrasi)

  Hasil tes serologis positif antigen/antibody dengue

2-7 Hari

Demam Chikungunya

  Keluhan nyeri otot

  Sakit kepala terasa tegang

  Hasil laborat (pemeriksaan serologi) : adanya antigen dari strain golongan virus chikungunya

3-5 Hari

Demam Influenza

  Keluhan pilek, batuk

  Sakit kepala

  Gangguan saluran pernapasan (sesak napas, hidung tersumbat, sakit saat menelan)

  Hasil laborat : ada sedikit peningkatan jumlah leukosit, sedangkan yang lain normal

1-2 Hari

Demam Malaria

  Keluhan nyeri kepala, otot-otot

  Seluruh badan menggigil dan berkeringat dingin

  Hasil laborat : plasmodium positif dari salah satu jenis parasit malaria

2-7Hari

Demam Tifoid (Tifus)

  Mual, muntah

  Diare dan gangguan pencernaan

  Hasil laborat : penurunan jumlah leukosit, IgM Anti Salmonella positif, kultur Salmonella positif

>7 Hari

Obat Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan penyakit yang  sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian bila terlambat ditanggulangi.  Penyebab demam berdarah adalah virus dengue dengan berbagai tipe (1,2,3 dan 4), proses penyebaran penyakit demam berdarah tergolong cepat karena dengan sangat mudah ditularkan melalui nyamuk yang umumnya adalah nyamuk aedes aegypti.

Dengan permasalahan cepatnya proses penularan penyakit demam berdarah tersebut, maka pemerintahpun dengan tanggap telah melakukan fogging dan insektisida, kampanye 3M ( Menguras penampungan air seminggu sekali, Menutup rapat tempat penampungan air, Membersihkan perkarangan rumah dari sampah yang dapat menampung air) ataupun himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan agar dapat mengurangi populasi nyamuk yang merupakan vektor utama perantara penyebaran penyakit demam berdarah tersebut.

Selain itu penanganan dengan obat-obatan yang tepat juga sangat dibutuhkan, berbagai penelitian telah dilakukan diseluruh dunia namun belum juga didapatkan obat demam berdarah yang dapat secara tepat dapat mengatasi penyakit demam berdarah tersebut.

Keberhasilan  PSOBA (pusat obat bahan alam) Universitas Indonesia pada tanggal 24 Februari 2004 dalam melakukan pengujian praklinik terhadap obat siantan terhadap penyakit demam berdarah yang kemudian di kategorikan sebagai obat herbal terstandar, merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia. Sehingga dikeluarkanlah surat rekomendasi tertulis oleh Prof.Dr.Sumali Wiryowidagdo selaku Kepala PSOBA UI yang menyatakan,

 “Cap Bunga Siantan Demam B dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengobatan penderita demam berdarah dengue dan penderita anemia”

Hal tersebut dinyatakan karena dari hasil perhitungan statistik uji khasiat disimpulkan bahwa obat cap bunga siantan demam B dapat meningkatkan kadar haemoglobin, jumlah eritrosit dan jumlah trombosit, sehingga sangat berguna bagi penderita demam berdarah yang mengalami trombositopenia akibat perdarahan sebagai reaksi pertahanan tubuh terhadap serangan virus dengue.

semoga informasi mengenai Obat Demam Berdarah ini dapat bermanfaat.

Malnutrisi pada orang tua

Malnutrisi adalah suatu istilah umum yang merujuk pada kondisi medis yang disebabkan oleh diet yang tak tepat atau tak cukup. Walaupun seringkali disamakan dengan kurang gizi yang disebabkan oleh kurangnya konsumsi, buruknya absorpsi, atau kehilangan besar nutrisi atau gizi, istilah ini sebenarnya juga mencakup kelebihan gizi (overnutrition) yang disebabkan oleh makan berlebihan atau masuknya nutrien spesifik secara berlebihan ke dalam tubuh. Seorang akan mengalami malnutrisi jika tidak mengonsumsi jumlah atau kualitas nutrien yang mencukupi untuk diet sehat selama suatu jangka waktu yang cukup lama. Malnutrisi yang berlangsung lama dapat mengakibatkan kelaparan, penyakit, dan infeksi.

Berat badan turun, lemah, melambatnya gerakan, berkurangnya aktivitas fisik dan cepat lelah pada orang tua seringkali dianggap hal yang biasa oleh masyarakat bahkan tidak jarang para praktisi kesehatan pun beranggapan demikian, padahal, hal tersebut adalah gejala Malnutrisi pada orang tua.

Malnutrisi pada orang tua bisa dipicu oleh terganggunya fungsi organ dan komposisi tubuh, perubahan lingkungan social dan ekonomi serta penyakit yang menyertai atau asupan kalori yang kurang padahal kebutuhan kalori orang tua tetap tinggi.

Cara mendeteksi malnutrisi pada orang tua adalah dengan melihat ada tidaknya penurunan berat badan dan gangguan nafsu makan.

Malnutrisi pada orang tua bisa menyebabkan penyembuhan luka lebih lama, massa otot turun, serta meningkatkan resiko komplikasi penyakit, infeksi, serta meningkatkan rasa sakit dan memperbesar resiko kematian.

Cara mengatasi malnutrisi adalah dengan mengikuti terapi nutrisi, memakan makanan bergizi seimbang dan memperbanyak serat. Sebaliknya makanan yang harus dikurangi adalah makanan manis, makanan dengan lemak jenuh seperti gorengan, serta daging merah.

Selain itu, orang tua harus tetap aktif agar kondisi psikologisnya tetap merasa senang, olahraga yang sesuai untuk orang tua adalah cukup berjalan pagi 30 menit 3-4 kali per minggu.

Demikian artikel kami tentang Malnutrisi, semoga bermanfaat.

Meningitis di AS

Suatu bentuk jamur langka dari meningitis telah menewaskan lima orang dan menyebabkan 30 orang sakit  di enam negara bagian amerika dan ada kemungkinan lebih banyak, kata pejabat kesehatan Amerika Serikat pada hari Kamis tgl 4 Oktober 2012.

Merebaknya meningitis aspergillus telah dikaitkan dengan suntikan steroid tulang belakang, yang merupakan pengobatan yang umum untuk mengatasi sakit punggung. Sebuah botol asetat tersegel, yang berisi steroid methylprednisolone , ditemukan mengandung jamur, menurut US Food and Drug Administration.

“FDA sedang dalam proses lebih lanjut dalam mengidentifikasi pencemaran jamur,” kata Dr Ilisa Bernstein, bertindak selaku direktur FDA Pusat Evaluasi Obat dan Kantor Penelitian Kepatuhan. “Investigasi kami ke dalam sumber wabah ini masih berlangsung.”

Steroid berasal dari Persenyawaan New England Center di Framingham, Mass, Perusahaan pharmacy yang menghimbau penarikan secara khusus tiga paket produksi obat dan menutup operasinya. Panggilan penarikan ke apotek tidak segera dikembalikan dan situs web mereka sedang down.

Dari dua puluh lima kasus meningitis – tiga diantaranya mematikan – terjadi di Tennessee, di mana lebih dari 900 warga menerima obat dalam tiga bulan terakhir.

Kasus juga telah dilaporkan di Virginia, Maryland, Florida, North Carolina dan Indiana.

Sekitar 75 klinik di 23 negara bagian Amerika yang telah menerima instruksi penarikan kembali telah diperintahkan untuk memberitahu semua pasien yang terkena.

“Jika pasien perduli, mereka harus menghubungi dokter mereka untuk mengetahui apakah mereka menerima obat dari salah satu hasil produksi tersebut,” kata Dr Benjamin Park dari US Centers for Disease Control dan Pencegahan, menambahkan bahwa sebagian besar kasus terjadi di orang tua yang kesehatannya terganggu akibat sakit punggung.

Meningitis mempengaruhi lapisan membran dari otak dan sumsum tulang belakang. Gejala awal jamur meningitis, seperti sakit kepala, demam, pusing, mual dan cadel, dan bergejala lebih halus dibandingkan meningitis akibat bakteri serta membutuhkan waktu hampir sebulan untuk mulai terlihat gejala-gejalanya. Jika tidak segera diobati, penyakit inflamasi dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen dan kematian.

“Jamur Meningitis pada umumnya jarang Tapi aspergillus meningitis -. Jenis yang kita bicarakan di sini – super langka dan sangat serius,” kata Dr William Schaffner, presiden dari Yayasan Nasional untuk Penyakit Infeksi dan ketua pengobatan pencegahan di Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Tenn “Tidak ada hal seperti meningitis aspergillus ringan.”

Penyakit ini didiagnosis dengan pungsi lumbal, yang menarik cairan cerebrospinal dari tulang belakang yang dapat diperiksa untuk tanda-tanda penyakit. Setelah terdeteksi, dapat diobati dengan dosis tinggi obat antijamur infus.

“Pengobatan bisa diperpanjang, mungkin pada urutan bulan,” kata Park, menambahkan bahwa pengobatan IV akan memerlukan tinggal di rumah sakit.

Demikian informasi mengenai Meningitis di AS, semoga bermanfaat

Penyakit-penyakit berbahaya yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil

Keadaan gizi ibu hamil, kebersihan, pemeriksaan yang teratur ke dokter, mempunyai peranan penting agar proses kelahiran mudah dan bayi yang dilahirkannya sehat. Beberapa penyakit infeksi yang didapat, terutama pada kehamilan dini bisa menyebabkan terjadinya keguguran dan dampak yang serius pada janin, sehingga dapat menimbulkan kelainan-kelainan dan cacat pada bayi yang dilahirkan.

Penyakit-penyakit berbahaya yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil, antara lain ;

1. TORCH

merupakan singkatan dari sekelompok penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma dan virus Rubella, Cytomegalo serta Herpes. Keempat macam penyakit infeksi ini sangat berbahaya bila diderita oleh ibu hamil, karena selain dapat menyebabkan keguguran, juga dapat menyebabkan kelainan pada janin.

  • TOXOPLASMA

Sumber penularannya adalah kotoran kucing. Cara penularannya dapat melalui makanan, sayuran/buah-buahan yang tercemar kotoran kucing. Gejala yang timbul pada infeksi Toxoplasma tidak spesifik, sehingga penderita sering tidak menyadari bahwa dirinya telah terkena infeksi. infeksi Toxoplasma pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, meninggal dan infeksi toxoplasma bawaan. Infeksi toxoplasma bawaan ini dapat mengakibatkan anak yang dilahirkan mengalami kerusakan mata, otak dan keterbelakangan mental, namun seringkali gejala ini tidak terlihat pada bayi yang baru lahir.

  • RUBELLA

Infeksi Rubella yang terjadi pada ibu hamil, terutama pada tiga bulan pertama kehamilan, dapat berakibat serius pada janin karena dapat menyebabkan kerusakan mata dan telinga, kerusakan jantung, gangguan pertumbuhan, serta gangguan sistem syaraf pusat.

  • CYTOMEGALOVIRUS (CMV)

Bila ibu hamil menderita infeksi CMV, maka akibat yang terjadi pada bayi dapat bervariasi dari yang ringan sampai yang berat. Umumnya bayi lahir prematur dengan berat badan rendah dan memperlihatkan gejala kuning, pembesaran hati dan limfa.

  • HERPES

Merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Selain dapat menyebabkan kanker leher rahim, juga dapat menyebabkan kelainan yang serius pada janin, bila infeksi terjadi pada saat ibu hamil. Penularan dari ibu hamil kepada bayinya dapat terjadi pada saat proses kelahiran, yaitu akibat kontak dengan leher rahim ibu yang terinfeksi Herpes. Kelainan pada bayi dapat berupa radang otak, radang mata, radang hati dan sebagainya.

2. PHS dan lain-lain

PHS atau penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual lain seperti Gonorrhoea (GO), Syphilis dan Chlamydia dapat menyebabkan keguguran dan kelainan-kelainan pada janin, bila infeksi terjadi pada ibu yang sedang hamil.

3. HEPATITIS B

Hepatitis B dapat juga ditularkan dari ibu kepada anak pada waktu proses kelahiran. Bila hal ini tidak ditangani dengan baik, maka akan berakibat serius pada anak dikemudian hari, seperti sirosis hati (penyakit pengerasan hati) dan kanker hati.

Hal lain yang juga perlu diwaspadai adalah penyakit-penyakit keturunan dan ketidak cocokan golongan darah Rhesus, perlu diketahui sebelumnya, mengingat resiko yang akan terjadi pada bayi yang dilahirkan.

Panel pemeriksaan yang sebaiknya dilakukan sebelum hamil dan melahirkan :

– Hematologi rutin

– Urin rutin

– Golongan darah ABO

– Golongan darah Rhesus

– Glukosa Puasa & 2 jam PP

– HBsAg (bila positif perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan HBeAg)

– Anti-Toxoplasma IgM & IgG

– Anti-CMV IgM & IgG

– Anti Rubella IgM & IgG

– Anti-HSV 2 lgM & lgG

Demikian informasi mengenai penyakit yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil, semoga bermanfaat.

Pertolongan pertama pada perdarahan hebat

Perdarahan hebat adalah peristiwa darurat yang bisa mengancam jiwa. walaupun anda harus menghentikan perdarahan selekas mungkin, waspadai juga keadaan umum korban. seseorang yang mengalami perdarahan hebat bisa hilang kesadarannya dan juga bisa timbul shok. perdarahan hebat dari cedera diwajah atau leher juga bisa mengakibatkan tersedak.

semua kondisi tersebut menuntut penanganan segera. sebelum dan setelah menangani perdarahan, cucilah tangan anda baik-baik. gunakan sarung tangan bila ada, dan ikuti prosedur berikut untuk menghentikan perdarahan ;

  1. Letakkan perban bersih, bantalan, atau kain bersih, diatas luka dan tekan kuat-kuat selama 10 menit, atau lebih bila perlu, sampai perdarahan terhenti. bila tak ada pembalut bersih, mintalah si korban menekannya dengan telapak tangannya sendiri.
  2. Bila perdarahan tidak berhenti, angkat bagian yang cedera lebih tinggi dari jantung, sambil terus menekan. Namun bila anda menduga ada tulang yang retak atau patah, jangan gerakkan anggota tubuh tersebut.
  3. Biarkan semua bantalan tetap di tempatnya, lalu balut dengan kuat. Bila darah menembus perban, beri tambahan perban diatasnya.
  4. Cari bantuan medis. Awasi bila ada gejala shok, dan tangani bila perlu. Lanjutkan memeriksa perban bila ada rembesan darah.

Peringatan :

  • Jangan menggunakan torniket. Hal ini bisa memperburuk perdarahan dan menimbulkan kerusakan jaringan.
  • Jangan coba-coba melepaskan benda asing yang terbenam di dalam luka.

Demikian informasi mengenai pertolongan pertama pada perdarahan hebat, semoga bermanfaat.

Waspada KLB Difteri

Difteri ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa, dikarenakan dalam enam bulan terakhir terdapat 515 orang terjangkit dan 23 orang diantaranya meninggal dunia karena difteri di Jawa Timur.

Difteri adalah penyakit Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) yang diakibatkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa lalu telah menyebabkan ribuan kematian, dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang. Orang yang selamat dari penyakit ini menderita kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Anak-anak yang berumur satu sampai sepuluh tahun sangat peka terhadap penyakit ini.

Kuman difteri disebarkan oleh menghirup cairan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi, dari jari-jari atau handuk yang terkontaminasi, dan dari susuyang terkontaminasi penderita.

Gejala yang muncul ialah sakit tenggorokan, suara serak, demam, sulit bernapas dan nyeri saat menelan, mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, dan sangat lemah. Kelenjar getah bening di leher membesar dan terasa sakit. Lapisan (membran) tebal terbentuk menutupi tenggorokan dan amandel, sulit bernapas atau napas cepat, demam dan menggigil atau jika dibuang kan menutup saluran pernapasan dan menyebabkan kekurangan oksigen dalam darah.

Membuat lubang pada pipa saluran pernapasan atas(tracheotomy) mungkin perlu untuk menyelamatkan nyawa. Umumnya difteri dapat dicegah melalui vaksinasi. Bayi, kanak-kanak, remaja, dan orang dewasa yang tidak mempunyai cukup pelalian memerlukan suntikan booster setiap 10 tahun.

Semoga informasi mengenai Difteri ini bermanfaat.

Tuberkulosis

Tuberkulosis atau TB (singkatan yang sekarang ditinggalkan adalah TBC) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru walaupun pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain dan ditularkan orang ke orang. Ini juga salah satu penyakit tertua yang diketahui menyerang manusia. Jika diterapi dengan benar tuberkulosis yang disebabkan oleh kompleks Mycobacterium tuberculosis, yang peka terhadap obat, praktis dapat disembuhkan. Tanpa terapi tuberkulosa akan mengakibatkan kematian dalam lima tahun pertama pada lebih dari setengah kasus.

Pada tahun 1992 WHO telah mencanangkan tuberkulosis sebagai Global Emergency. Laporan WHO tahun 2004 menyatakan bahwa terdapat 8,8 juta kasus baru tuberkulosis pada tahun 2002, sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis dan menurut regional WHO jumlah terbesar kasus ini terjadi di Asia Tenggara yaitu 33% dari seluruh kasus di dunia.

Indonesia berada dalam peringkat ketiga terburuk di dunia untuk jumlah penderita TB. Setiap tahun muncul 500 ribu kasus baru dan lebih dari 140 ribu lainnya meninggal. Seratus tahun yang lalu, satu dari lima kematian di Amerika Serikat disebabkan oleh tuberkulosis.

Tuberkulosis masih merupakan penyakit infeksi saluran napas yang tersering di Indonesia. Keterlambatan dalam menegakkan diagnosa dan ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan mempunyai dampak yang besar karena pasien Tuberkulosis akan menularkan penyakitnya pada lingkungan,sehingga jumlah penderita semakin bertambah.

Pengobatan Tuberkulosis berlangsung cukup lama yaitu setidaknya 6 bulan pengobatan dan selanjutnya dievaluasi oleh dokter apakah perlu dilanjutkan atau berhenti, karena pengobatan yang cukup lama seringkali membuat pasien putus berobat atau menjalankan pengobatan secara tidak teratur, kedua hal ini ini fatal akibatnya yaitu pengobatan tidak berhasil dan kuman menjadi kebal disebut MDR ( multi drugs resistance ), kasus ini memerlukan biaya berlipat dan lebih sulit dalam pengobatannya sehingga diharapkan pasien disiplin dalam berobat setiap waktu demi pengentasan tuberkulosis di Indonesia

Tanggal 24 Maret diperingati dunia sebagai “Hari TBC” oleh sebab pada 24 Maret 1882di Berlin, Jerman, Robert Koch mempresentasikan hasil studi mengenai penyebab tuberkulosis yang ditemukannya.

Antibodi yang menyerang tubuh sendiri (Sindrom Guillain Barre)

Antibodi yang menyerang tubuh sendiri sehingga menyebabkan kelumpuhan atau Sindrom Guillain Barre terbilang jarang terjadi, sekitar 1 berbanding 100.000.

Sindrom Guillain Barre umumnya dimulai dari rasa kesemutan diujung-ujung jari. Kesemutan itu simetris di kanan dan kiri tubuh. Selain itu, timbul rasa kebas dikaki atau tangan. Pada gejala awal, penderita biasanya tidak menyadari.

Gejala yang mirip dengan stroke ini terkadang dapat menyesatkan diagnosa, sehingga terlambat dalam penanganannya.

Gangguan di kaki dan tangan merambat ke tubuh bagian atas hingga melumpuhkan tubuh. pada kasus yang lebih parahnya, penderita kesulitan menelan air liur dan bernapas sehingga perlu perawatan di rumah sakit serta menggunakan ventilator (alat bantu pernapasan).

Sindrom Gullain Barre adalah respons kekebalan tubuh yang salah sasaran, antibodi menyerang tubuh, sehingga terjadi peradangan akut.

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab Sindrom Guillain Barre. baru diduga infeksi bakteri atau virus sebagai pemicunya.

Salah satu bakteri penyebab diare yang terbukti terkait Sindrom Guillain Barre ialah bakteri Campylobacter jejuni.

Dalam perawatan Sindrom Guillain Barre, penggunaan obat harus hati-hati. Kesalahan seperti dosis tidak tepat, bisa memicu krisis kolinergik yang ditandai pengeluaran lendir berlebihan di saluran pernapasan dan tenggorokan sehingga menyumbat pernapasan.

Secara tradisional gejala Sindrom Guillain Bare ini dilihat sebagai hilangnya energi positif dalam tubuh akibat penyakit yang menguras energi positif tersebut.

Demikian informasi mengenai Sindrom Guillain Barre, semoga bermanfaat.

Waspada Serangan Kumbang Tomcat

Kumbang Tomcat (Paederus Littorarius) memiliki ukuran berkisar antara 1 hingga 35 mm (1,5 inci), dengan sebagian besar di kisaran 2-8 mm, dan bentuk umumnya memanjang, ada juga beberapa kumbang tomcat berbentuk bulat telur.  Kombinasi warna berkisar dari kuning ke coklat kemerahan sampai coklat hingga hitam. Kumbang Tomcat memiliki antena yang umumnya terbagi 11 bagian dan berbentuk daun.  perut kumbang tomcat sangat panjang dan fleksibel, dan beberapa jenis kumbang tomcat mirip dengan serangga earwigs.

Habitat

Kumbang tomcat adalah predator serangga dan jenis lain dari invertebrata, hidup di serasah daun hutan dan dari materi tanaman yang membusuk. Mereka juga sering ditemukan di bawah batu, dan di sekitar  air tawar.  Beberapa jenis ditemukan tinggal di pantai laut yang terendam di air pasang,  spesies lainnya telah beradaptasi untuk hidup sebagai parasit/penumpang di koloni semut dan rayap, dan beberapa hidup dalam hubungan mutualistik dengan mamalia dimana mereka memakan kutu dan parasit lainnya.

Meskipun dewasa paling kumbang tomcat atau disebut juga kumbang pengembara menghindari siang hari, Paederus spesies aktif siang hari dan tertarik pada cahaya terang setelah malam tiba

Kumbang pengembara dari Stenus genus adalah serangga yang sangat menarik. Mereka adalah spesialis predator dari invertebrata kecil seperti collembola. labium kumbang tomcat bisa menembak keluar melalui kepala menggunakan tekanan darah.  Ujung batang tipis dari labium berbulu dan memiliki kait diantara bulu-bulu ini terdapat pori-pori kecil yang memancarkan zat seperti lem perekat, yang dapat menempel pada mangsa.

Proses penyebaran racun

kontak fisik dengan kumbang tomcat dapat menyebabkan bengkak dan mengiritasi kulit (dermatiris paederus) zat pederin yang terdapat pada kumbang tomcat sangat beracun, lebih kuat dari racun ular cobra.

Kontak kulit awal dengan pederin tidak segera menunjukkan gejala. Namun,dalam waktu 12-36 jam, muncul ruam kemerahan (eritema), yang berkembang menjadi lecet. Iritasi, termasuk keropeng/koreng  dapat berlangsung sekitar dua sampai tiga minggu.

Oleh karena itu hindari kontak fisik secara langsung dengan Kumbang Tomcat.

Penyebab Demam Berdarah

Selama ini penyebab demam berdarah yang umumnya kita kenal adalah nyamuk Aedes Aegypti

Ciri-ciri Nyamuk Aedes aegypti dewasa memiliki ukuran sedang dengan tubuh berwarna hitam kecoklatan. Tubuh dan tungkainya ditutupi sisik dengan gari-garis putih keperakan.

Di bagian punggung (dorsal) tubuhnya tampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan yang menjadi ciri dari spesies ini. Sisik-sisik pada tubuh nyamuk pada umumnya mudah rontok atau terlepas sehingga menyulitkan identifikasi pada nyamuk-nyamuk tua. Ukuran dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi, tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamuk selama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaan dalam hal ukuran nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina dan terdapatnya rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri ini dapat diamati dengan mata telanjang.

Aedes aegypti bersifat diurnal atau aktif pada pagi hingga siang hari. Penularan penyakit dilakukan oleh nyamuk betina karena hanya nyamuk betina yang mengisap darah. Hal itu dilakukannya untuk memperoleh asupan protein yang diperlukannya untuk memproduksi telur. Nyamuk jantan tidak membutuhkan darah, dan memperoleh energi dari nektar bunga ataupun tumbuhan. Jenis ini menyenangi area yang gelap dan benda-benda berwarna hitam atau merah. Demam berdarah kerap menyerang anak-anak karena anak-anak cenderung duduk di dalam kelas selama pagi hingga siang hari dan kaki mereka yang tersembunyi di bawah meja menjadi sasaran empuk nyamuk jenis ini.

Infeksi virus dalam tubuh nyamuk dapat mengakibatkan perubahan perilaku yang mengarah pada peningkatan kompetensi vektor, yaitu kemampuan nyamuk menyebarkan virus. Infeksi virus dapat mengakibatkan nyamuk kurang handal dalam mengisap darah, berulang kali menusukkan proboscis nya, namun tidak berhasil mengisap darah sehingga nyamuk berpindah dari satu orang ke orang lain. Akibatnya, risiko penularan virus penyebab demam berdarah menjadi semakin besar.

Di Indonesia, nyamuk A. aegypti umumnya memiliki habitat di lingkungan perumahan, di mana terdapat banyak genangan air bersih dalam bak mandi ataupun tempayan. Oleh karena itu, jenis ini bersifat urban, bertolak belakang dengan A.albopictus yang cenderung berada di daerah hutan berpohon rimbun (sylvan areas).

Nyamuk A. aegypti, seperti halnya culicines lain, meletakkan telur pada permukaan air bersih secara individual. Telur berbentuk elips berwarna hitam dan terpisah satu dengan yang lain. Telur menetas dalam 1 sampai 2 hari menjadi larva. Terdapat empat tahapan dalam perkembangan larva yang disebut instar. Perkembangan dari instar 1 ke instar 4 memerlukan waktu sekitar 5 hari. Setelah mencapai instar ke-4, larva berubah menjadi pupa di mana larva memasuki masa dorman. Pupa bertahan selama 2 hari sebelum akhirnya nyamuk dewasa keluar dari pupa. Perkembangan dari telur hingga nyamuk dewasa membutuhkan waktu 7 hingga 8 hari, namun dapat lebih lama jika kondisi lingkungan tidak mendukung.

Telur Aedes aegypti tahan kekeringan dan dapat bertahan hingga 1 bulan dalam keadaan kering. Jika terendam air, telur kering dapat menetas menjadi larva. Sebaliknya, larva sangat membutuhkan air yang cukup untuk perkembangannya. Kondisi larva saat berkembang dapat memengaruhi kondisi nyamuk dewasa yang dihasilkan. Sebagai contoh, populasi larva yang melebihi ketersediaan makanan akan menghasilkan nyamuk dewasa yang cenderung lebih rakus dalam mengisap darah. Sebaliknya, lingkungan yang kaya akan nutrisi menghasilkan nyamuk-nyamuk.

Dalam perkembangannya ternyata juga ditemukan nyamuk penyebab demam berdarah lainnya yaitu nyamuk Aedes Albopictus,

Pada tahun 1894, seorang entomologi Inggris-Australia, Frederick A.Askew Skuse , adalah yang pertama untuk menggambarkan secara ilmiah nyamuk macan Asia, yang bernama Culex albopictus. Kemudian, spesies ditetapkan sebagai genus Aedes dan disebut sebagai Aedes albopictus.

Nyamuk Aedes albopictus memiliki panjang sekitar 2 sampai 10 mm dengan pola putih dan hitam mencolok. Variasi ukuran tubuh pada nyamuk dewasa tergantung pada kepadatan populasi larva dan pasokan makanan dalam pemukaan air. Karena seringkali tidak optimal pasokan makanan, ukuran tubuh rata-rata nyamuk dewasa jauh lebih kecil dari 10 mm. Misalnya, panjang rata-rata badan dihitung menjadi 2,63 mm, sayap 2,7 mm, dan 1,88 mm belalai melalui studi dari 10 gambar dari tahun 1962 nyamuk baik jantan maupun betina.

Pada nyamuk jantan ukurannya lebih kecil sekitar 20% dibandingkan betinanya, tetapi mereka secara morfologis sangat mirip. Karakteristik lain tidak membedakan antara jenis kelamin. Sebuah garis putih keperakan tunggal mulai antara mata dan terus menyusuri sisi dorsal toraks. Karakteristik ini menandai adalah cara termudah dan paling pasti untuk mengidentifikasi nyamuk Aedes albopictus.

Nyamuk betina dilengkapi dengan belalai panjang yang ia gunakan untuk mengumpulkan darah untuk memberi makan telurnya. Nyamuk Aedes albopictus memiliki gigitan yang cepat dan memungkinkan untuk melarikan diri saat akan dipukul. Sebaliknya jantannya memakan nektar.

Betina meletakkan telurnya di dekat air, tidak langsung ke dalamnya tidak seperti yang nyamuk lain lakukan, tapi biasanya dekat kolam yang tenang. Namun, setiap wadah terbuka yang berisi air akan cukup untuk perkembangan larva, bahkan dengan kurang dari satu ons air pun larvanya dapat berkembang biak, Ia memiliki jarak terbang pendek (kurang dari 200 m), sehingga tempat perkembangbiakan cenderung dekat dengan tempat nyamuk ini ditemukan.

Oleh karena itu waspadai selalu lingkungan sekitar kita dari genangan air sedikit apapun yang dapat menjadi perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

Mengenali Kista

Apabila nyeri haid atau dismenore berlangsung setiap bulan dan tak mereda, mungkin saja merupakan pertanda endometriosis (Kista)

Endometrium adalah nama jaringan yang melapisi bagian dalam rahim di mana lapisan ini mengandung sejumlah kelenjar. Endometrium akan mengalami penebalan selama siklus menstruasi sampai terjadi ovulasi (masa subur, dimana indung telur melepaskan sel telur yang sudah matang). Jika tidak terjadi pembuahan oleh sperma, maka lapisan endometrium (yang tadinya menebal) akan terkikis dan dikeluarkan bersama darah. Hal tersebut dikenal sebagai menstruasi/haid.

Pada endometriosis/kista, selain di dalam rahim, ditemukan pula jaringan endometrium, biasanya disalah satu tempat dalam rongga panggul.

Endometrium yang tersesat tersebut juga bereaksi terhadap siklus menstruasi, seperti halnya dengan endometrium normal yang terdapat di dinding rahim. Akibatnya, tiap bulan (pada saat haid) jaringan tersebut juga akan mengalami pengikisan dan perdarahan. Bedanya, darah yang ini tidak bias dikeluarkan seperti darah haid, sehingga lama kelamaan akan tertimbun dan membentuk kista (semacam tumor) yang bisa bertambah besar sampai seukuran buah jeruk. Akibatnya timbul rasa nyeri hebat, perdarahan dalam rongga panggul, kerusakan jaringan setempat, peradangan dan pelepasan enzim yang menyebabkan iritasi jaringan. Endometriosis dapat menimbulkan gangguan fungsi kandung kemih, usus, serta jaringan sekitarnya.

Gejala endometriosis/kista :

  • Dismenore (nyeri haid yang hebat)
  • Kehamilan di luar rahim
  • Nyeri punggung
  • Nyeri tungkai
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Nyeri pada saat sanggama
  • Nyeri atau rasa panas terbakar ketika buang air kecil.
  • Kram perut
  • Adanya darah dalam urin.

Saat ini belum ditemukan cara untuk mencegah endometriosis/kista. Akan tetapi beberapa pakar kesehatan yakin bahwa ada kemungkinan yang pasti perlindungan melawan penyakit bagi wanita yang mulai mengalami menstruasi dini dan memiliki anak lebih dari satu. sebagai tambahan, diagnosis dan perawatan dari masalah menstruasi lebih dini dapat membantu mencegah atau menunda perkembangan endometriosis/kista.

Upaya-upaya yang harus dilakukan adalah :

1. Menghindari atau membatasi faktor pemicu terjadinya endometriosis/kista.

2. Mengetahui secara dini penyakit ini, sehingga penderita tidak memasuki stadium yang terlalu berbahaya dan pengobatan yang diberikan masih memberikan hasil yang baik dengan komplikasi yang minimal. Upaya tersebut adalah dengan melakukan pemeriksaan secara berkala yang meliputi :

1. Pemeriksaan klinis ginekologik untuk mendeteksi adanya endometriosis/kista atau pembesaran ovarium lainnya.
2. Pemeriksaan USG, bila perlu dengan alat Doppler untuk mendeteksi aliran darah.
3. Pemeriksaan petanda tumor (tumor marker)
4. Pemeriksaan CT-Scan / MRI bila dianggap perlu

Pemeriksaan diatas sangat dianjurkan terutama bagi wanita yang mempunyai resiko akan terjadi kanker ovarium, yaitu :

1. Wanita yang haid pertama lebih awal dan menopause lebih lambat
2. Wanita yang tidak pernah atau sulit hamil
3. Wanita dengan riwayat keluarga menderita kanker ovarium
4. Wanita penderita kanker payudara dan kolon

Jadi, bagi para wanita, bila terdapat gangguan-gangguan yang berhubungan dengan organ-organ reproduksi Anda, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur dan lainnya, segera ke dokter dan jagalah tubuh Anda, terutama peranakan Anda agar Anda tidak mengalami masalah endometriosis/kista.

Waspada KLB Hepatitis A

Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il kembali menetapkan Depok dalam status Kejadian Luar Biasa Hepatitis A, sehubungan dengan perkembangan serangan virus hepatitis A di Depok yang kurang dari satu bulan telah menyerang 39 siswa dan guru Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Depok.

Sebelumnya Status KLB terkait dengan hepatitis A juga pernah dikeluarkan Nur Mahmudi pada 9 November lalu, saat itu, 59 siswa SMKN 2 Depok juga diduga terserang virus ini.

Belajar dari kejadian luar biasa hepatitis A di Depok tersebut, sebaiknya kita mengenali lebih jauh mengenai hepatitis.

Penyebab Hepatitis

Hepatitis biasanya terjadi karena virus , terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.

Jenis-jenis Virus Hepatitis

  • Virus hepatitis A

Virus hepatitis A terutama menyebar melalui tinja. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.

Ciri-ciri Hepatitis A :

  1. Demam tinggi menggigil (kedinginan)
  2.  Setelah demam reda, terasa mual sekali
  3. Perut kembung, mual-mual (seperti sakit maag)
  4. Kulit menjadi kuning pucat
  5. Mudah lelah
  6. Badan menjadi terasa gatal-gatal
  7. Merasa depresi
  8. SGOT di atas 40, SGPT di atas 40
  9. IgM Anti HaV positif

Perawatan :

Penderita akan sembuh dengan sendirinya dengan istirahat total selama 2 minggu, tetapi pada penderita liver, serangan dapat berdampak buruk pada fungsi hati.

  • Virus hepatitis B

Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).

Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.

Ciri-ciri Hepatitis B :

1. Demam tinggi
2. Warna kulit dan mata menjadi kuning, oleh karena itu sering disebut juga sebagai sakit kuning.
3. Sangat mudah lelah dan merasa capai
4. Perut mual dan hilang nafsu makan
5. Nyeri pada persendian
6. Urine atau air seni berwarna gelap

Perawatan :

Hepatitis B umumnya dapat sembuh sendiri,tetapi penyembuhannya memerlukan waktu berbulan-bulan dengan diet dan istirahat yang baik., hanya 10% menjadi Hepatitis B kronik (menahun) dan dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati

  • Virus hepatitis C

Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita “penyakit hati alkoholik” seringkali menderita hepatitis C.

Ciri-ciri Hepatitis C :

1. Perasaan lelah yang ekstrem sampai berhari-hari
2. Kurang nafsu makan untuk jangka waktu yang cukup panjang
3. Urine atau air seni berwarna gelap
4. Kadang-kadang kulit dan mata berwarna kuning

Perawatan :

Walaupun intervensi medis awal dapat membantu, orang yang mengalami infeksi virus hepatitis C sering mengalami gejala peradangan hati  ringan sebagai sebab tidak melakukan perawatan.

  • Virus hepatitis D

Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.

Semoga artikel mengenai waspada KLB hepatitis A ini bermanfaat

Waspada Demam Berdarah di musim hujan

Penyakit Demam Berdarah mengganas setiap 5 tahun sekali. demam berdarah akan lebih cepat berkembang pada saat musim hujan.

Karena itu siapkanlah penangkal sebelum demam berdarah datang. sehubungan dengan penyebabnya adalah virus dengue, maka penyakit tersebut dinamai Demam Berdarah Dengue (DBD).

Demam Berdarah Dengue dapat mengakibatkan penderitanya sampai berdarah-darah. Bila terlambat mendapat pertolongan, nyawa taruhannya.

Pertama kali penyakit demam berdarah dengue diketahui muncul di Surabaya pada tahun 1968, kemudian di Jakarta pada tahun 1969.setelah  itu, menyebar keseluruh propinsi di Indonesia.

Penyakit DBD terjadi sepanjang tahun (endemi),angka kematian cenderung lebih banyak pada anak-anak jika dibandingkan dengan orang dewasa, manifestasi perdarahannyapun lebih ringan dari pada anak kecil, hal ini disebabkan sistem kekebalan pada orang dewasa lebih kuat dibanding dengan anak-anak.

Virus dengue yang masuk kedalam darah akan menimbulkan 4 kemungkinan yang tergantung atas daya imunitas seseorang ;

  1. Tidak bergejala (asimtomatik)
  2. Gejala demam ringan (mild undifferianed febrile illness)
  3. Gejala Demam dengue
  4. Gejala demam berdarah dengue (dengue haemorrhagic fever)

Sewaktu virus masuk kedalam tubuh, penderita akan merasakan gejala-gejala viremia (adanya virus dalam darah) seperti demam, mual, muntah, diare, sembelit dan nyeri perut. Ada juga keluhan saluran pernapasan seperti batuk dan pilek serta adanya gangguan sistem saraf, contohnya sakit kepala, nyeri otot, pegal-pegal di seluruh tubuh. Muncul pula ruam (rash) kemerahan akibat bendungan (kongesti) pembuluh darah di bawah kulit.

Penularan virus dengue terbesar adalah melui vektor nyamuk aedes agypti, nyamuk tersebut mencari mangsa pada pagi, siang dan sore hari antara pukul 08.00-12.00 dan pukul 15.00-17.00, dan yang menghisap darah hanya nyamuk betina. Nyamuk  tersebut juga dapat terbang sejauh 50 meter dari sarangnya.

Penanggulangan DBD

  1. Fogging dan insektisida
  2. Melaksanakan 3M :
    – Menguras penampungan air seminggu sekali
    – Menutup rapat tempat penampungan air
    – Membersihkan perkarangan rumah dari sampah yang dapat menampung air
  3. Memelihara ikan kecil di selokan dan tempat-tempat yang menampung air.
  4. Menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat yang menampung air.
  5. Minum Obat Siantan Demam B  untuk pencegahan dan pertolongan pertama pada penderita Demam Berdarah.

Resiko mematikan dari minuman bersoda

Minuman bersoda atau berkarbonat dapat dengan mudah ditemui di mana saja, kebanyakan orang memang telah mengetahui resiko yang timbul dalam jangka panjang jika secara terus menerus mengkonsumsi minuman tersebut, seperti :

  1. Diabetes, akibat penggunaan gula yang sangat banyak sebagai penambah rasa manis pada soda.
  2. Obesitas, gula menjadi penyebab lebih besar dari kenaikan berat badan.
  3. Penimbunan plak gigi, akibat penggunaan gula.
  4. Kanker Pankreas, dalam suatu penelitian di Amerika Serikat, 87% responden yang minimal mengkonsumsi minuman bersoda 2 kali sehari mengalami peningkatan risiko kanker Pankreas.
  5. Ketergantungan terhadap kafein yang dapat menyebabkan jantung berdebar-debar, insomnia, tekanan darah rendah dan lain-lain.
  6. Resiko tulang rapuh karena soda mengandung asam fosfat yang dapat melarutkan kalsium didalam tulang sehingga membuat tulang rapuh.
  7. Gangguan pencernaan, karena asam yang terkandung didalamnya
  8. Mengurangi nafsu makan karena soda membuat perut terasa penuh

Akan tetapi banyak orang yang belum sadar akan bahaya  langsung minuman bersoda, bahkan beredar informasi menyesatkan di masyarakat bahwa minuman bersoda yang dicampur susu baik untuk kesehatan, padahal minum minuman bersoda dalam bentuk apapun pada saat sakit atau pada saat pemulihan tubuh dari sakit sangat beresiko pada kematian.

contohnya :

Pada penderita TIFUS dan MAAG, minum minuman bersoda dapat menyebabkan kematian, karena soda memiliki pH rata-rata sekitar 2,5, sedikit di atas pH asam baterai dan sama dengan asam cuka. Asam fosfat dalam soda adalah apa yang membuatnya begitu korosif (mengikis) bagi sistem percernaan.

Oleh karena itu, bijak-bijaklah dalam menerima dan memberikan  informasi dari dan kepada  orang lain,  agar keluarga kita maupun orang lain tidak menjadi korban akibat informasi yang salah. Semoga artikel ini memberikan kepada Anda pemahaman mengenai resiko mematikan dari minuman bersoda.

Semoga informasi mengenai minuman bersoda ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

Protein Tinggi Berbahaya Bagi Kesehatan

 

Menurut Hiromi Shinya, MD , Guru besar kedokteran Albert Einstein College of medicine, As, ada 6 alasan asupan tinggi protein berbahaya bagi kesehatan, antara lain :

  1. Racun dalam daging merupakan tempat berkembang biaknya sel-sel kanker. Produk sampingan beracun dari pencernaan lemak dan protein hewani yang berlebihan dapat merusak DNA dan mengubah sel-sel menjadi sel kanker. [Read more…]

Menghindari penuaan dini akibat radikal bebas

Penuaan dini adalah proses dari penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya. penyebab utama dari penuaan dini saat ini adalah akibat radikal bebas.

Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat pemicu radikal dalam makanan dan polutan lain. Penyakit selain penuaan dini yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata.

Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas selain penuaan dini adalah serangan jantung, kanker, katarak , menurunnya fungsi ginjal , selain itu radikal bebas dapat mengganggu produksi normal DNA, dan merusak lipid pada membran sel. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan.

Tubuh manusia, sesungguhnya dapat menghasilkan antioksidan tetapi jumlahnya sering sekali tidak cukup untuk menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. tubuh memerlukan asupan vitamin C sebesar 1.000 mg untuk memicu tubuh menghasilkan antioksidan glutahione, salah satu antioksidan yang sangat kuat.

7 tanda penuaan dini kulit, yaitu garis-garis halus, keriput, bintik-bintik hitam, kulit kering, kasar, kulit kelam, pori-pori besar dan penurunan elastisitas kulit.

beberapa tips berikut dapat membantu menghindari penuaan dini :

  1. Hindari sinar matahari di siang hari secara langsung. Sinar ultraviolet dari matahari membuat penuaan dini pada kulit lebih cepat. Kulit menjadi kering dan memiliki garis-garis kerutan halus terutama di dahi, pipi dan sekitar mata. Oleh karena itu, lindungilah kulit Anda dari bahaya radiasi sinar matahari. Hindari sinar matahari antara pukul 11.00  s.d. 15.00. Bila Anda terpaksa harus bekerja di bawah sengatan sinar matahari, oleskan tabir surya minimal 30 menit sebelumnya. Perbaharui tabir surya di kulit Anda setiap dua jam untuk mempertahankan perlindungannya.
  2. Perbanyak makan buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian. Untuk mendapatkan aneka nutrisi dan antioksidan yang diperlukan bagi tubuh dan kulit Anda.
  3. Dapatkan cukup cairan setiap hari (sekitar 1,5 sampai 2 liter). Pada saat suhu tinggi atau berolahraga, Anda perlu lebih banyak lagi. Kekurangan cairan dapat membuat kulit menjadi kasar, bersisik dan pecah-pecah. Dalam jangka panjang kulit Anda akan banyak berkerut dan kehilangan kekencangan.
  4. Berhentilah merokok atau hindari asap rokok. Asap rokok dapat membuat kulit Anda menjadi pucat dalam jangka panjang dan mempercepat penuaan dini kulit. Merokok/asap rokok memperbanyak timbulnya radikal bebas di dalam tubuh sehingga merusak sel-sel kita. Selain itu, nikotin menyempitkan pembuluh darah. Sebagai dampaknya, kulit kekurangan pasokan darah dan menerima nutrisi yang lebih sedikit. Para perokok bisa membutuhkan antioksidan 50% lebih banyak dari non-perokok.
  5. Perbaiki kualitas tidur. Kurang tidur membuat kulit tidak dapat pulih sepenuhnya dari kepayahan hari itu. Kulit menjadi stres dan memburuk. Waktu yang dibutuhkan untuk tidur berbeda-beda pada setiap orang, tergantung aktivitas, kualitas tidur dan faktor-faktor lainnya. Pada kebanyakan orang, tidur 6-7 jam di malam hari sudah cukup untuk memulihkan kondisi tubuh.
  6. Berolahraga secara rutin. Aktivitas fisik memastikan sirkulasi darah yang baik di seluruh bagian tubuh, termasuk kulit. Sel-sel kulit akan mendapatkan nutrisi yang cukup. Selain itu, otot yang terlatih akan mengencangkan kulit di atasnya.
  7. Lakukan perawatan kulit secara teratur. Jaga kebersihan kulit sepanjang hari dengan mandi dan membasuh muka. Untuk perawatan ekstra, Anda dapat memilih produk perawatan kulit dengan bahan-bahan seperti vitamin A, koenzim Q10, lipid, dan zinc. Bahan-bahan tersebut mempromosikan pembentukan kolagen– yang mendukung dan mengencangkan kulit– dan melindungi kulit dari radikal bebas. Beberapa produk juga mengandung zat lain seperti asam alfa-hidroksi (AHA), jojoba, aloe vera, dll yang memiliki efek anti-kerutan dengan memperlancar proses regenerasi kulit serta menghambat proses penuaan dini.

Semoga informasi mengenai penuaan dini ini bermanfaat bagi Anda.

Asam Urat

Asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. [Read more…]

Demam Tifus atau Tifoid

Demam Tifus atau Tifoid merupakan endemis diseluruh dunia terutama didaerah tropis dan sub tropis, termasuk kelompok penyakit yang mudah menular dan dapat menyerang semua orang, sehingga dapat menimbulkan wabah.

Penyakit tifus maupun parathyphus diakibatkan oleh terjadinya infeksi pada usus yang bersifat akut mendadak. Penyebab infeksi tersebut adalah kuman atau bakteri Salmonella Typhosa, Salmonella parathypy A,B dan C.

Proses Penularan :

Penularan Tifus / Tifoid ini biasanya akibat [Read more…]

Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah Dengue (DB) atau Haemorrhagic Fever (HF) adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus (sejenis nyamuk kebun).

Virus dengue terdiri atas tipe 1,2,3 dan 4. Yang terbanyak di Indonesia adalah tipe 2 dan 3

Proses Penularan demam berdarah dengue :
Virus dengue menjangkit manusia secara tidak langsung, yakni [Read more…]