Waspada KLB Difteri

Difteri ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa, dikarenakan dalam enam bulan terakhir terdapat 515 orang terjangkit dan 23 orang diantaranya meninggal dunia karena difteri di Jawa Timur.

Difteri adalah penyakit Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) yang diakibatkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa lalu telah menyebabkan ribuan kematian, dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang. Orang yang selamat dari penyakit ini menderita kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Anak-anak yang berumur satu sampai sepuluh tahun sangat peka terhadap penyakit ini.

Kuman difteri disebarkan oleh menghirup cairan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi, dari jari-jari atau handuk yang terkontaminasi, dan dari susuyang terkontaminasi penderita.

Gejala yang muncul ialah sakit tenggorokan, suara serak, demam, sulit bernapas dan nyeri saat menelan, mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, dan sangat lemah. Kelenjar getah bening di leher membesar dan terasa sakit. Lapisan (membran) tebal terbentuk menutupi tenggorokan dan amandel, sulit bernapas atau napas cepat, demam dan menggigil atau jika dibuang kan menutup saluran pernapasan dan menyebabkan kekurangan oksigen dalam darah.

Membuat lubang pada pipa saluran pernapasan atas(tracheotomy) mungkin perlu untuk menyelamatkan nyawa. Umumnya difteri dapat dicegah melalui vaksinasi. Bayi, kanak-kanak, remaja, dan orang dewasa yang tidak mempunyai cukup pelalian memerlukan suntikan booster setiap 10 tahun.

Semoga informasi mengenai Difteri ini bermanfaat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

%d bloggers like this: