Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah Dengue (DB) atau Haemorrhagic Fever (HF) adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus (sejenis nyamuk kebun).

Virus dengue terdiri atas tipe 1,2,3 dan 4. Yang terbanyak di Indonesia adalah tipe 2 dan 3

Proses Penularan demam berdarah dengue :
Virus dengue menjangkit manusia secara tidak langsung, yakni melalui perantara nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, tetapi yang lebih banyak menularkan virus demam berdarah dengue  tersebut adalah nyamuk Aedes aegypti.

Nyamuk mendapat virus dengue dari pasien demam berdarah dengue, demam dengue, maupun orang yang tidak tampak sakit, namun terdapat virus dengue dalam aliran darahnya. Saat nyamuk menggigit, virus dengue akan terbawa masuk bersama darah yang dihisapnya ke dalam tubuh nyamuk dan kelenjar air liurnya. Jika nyamuk tersebut menggigit orang lain, virus dengue akan dipindahkan bersama air liur nyamuk kedalam tubuh orang tersebut.

Virus berada dalam aliran darah sampai beberapa hari dan jika masa tunas penyakit demam berdarah Dengue berkisar 8-10 hari atau rata-rata seminggu, ditambah beberapa hari masa sakit, maka sekurang-kurangnya darah penderita mengandung virus selama 12 hari.

Virus berada dalam aliran darah selama 4-7 hari, dimulai 1-2 hari sebelum timbul panas. Adanya virus dalam tubuh membuat dinding pembuluh darah bocor. Sel pembeku darah Trombosit yang bertugas menambal kebocoran, sebagaimana halnya terjadi pada setiap kejadian luka atau perdarahan semakin berkurang, dan fungsinya memburuk.

Selain itu faktor pembeku darah lainnya, yaitu 6 faktor pembeku darah lainnya juga berkurang, akibatnya darah tak terbendung lagi dan terus menerus merembas dari pembuluh darah kemudian memasuki jaringan.

Volume darah semakin berkurang, darah semakin kental, dan jika dibiarkan akan mengalami kekurangan darah, syok dan meninggal.

Gejala Demam Berdarah Dengue :

  • Demam menggigil
  • Nyeri pada uluh hati
  • Trombositopenia ( trombosit 100.000/mm3 atau kurang )
  • Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali)
  • Perdarahan dibawah kulit
  • Bisa terjadi muntah dan berak darah
  • Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin berkeringat
  • Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung
  • Sel darah limfosit berwarna biru (batas limfosit plasma biru/LPB yang ditolerir adalah 4%)

Cara Mengatasi demam berdarah dengue :

  1. Minum Obat Siantan Demam B sebagai pertolongan pertama Demam Berdarah  dan untuk membantu menjaga stabilitas jumlah Trombosit dan sel darah merah.
  2. Minum air putih yang banyak untuk menghindari dehidrasi dan menjaga kecukupan cairan tubuh.
  3. Segera bawa ke RS untuk segera diberikan cairan infus untuk menghindari kurangnya cairan tubuh.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dalam mengatasi Demam Berdarah dengue

 

Be Sociable, Share!

Trackbacks

  1. […] Demam Berdarah mengganas setiap 5 tahun sekali. demam berdarah akan lebih cepat berkembang pada saat musim […]

Leave a Reply

%d bloggers like this: